Jumat, 25 Januari 2008

OWB

Hmmm...

Saat ini sedang belajar OWB untuk keperluan next project, beberapa hal yang didapati setelah beberapa minggu ini belajar OWB :
* Hati-hati ketika melakukan edit preference di OWB Client, bisa-bisa bikin OWB Client jadi rusak (contoh kasus, ubah language preference di OWB Client Windows, yang Linux belum coba sich...)
* Jika Metadata Repository menggunakan Oracle Database 10.2.0.1 di lingkungan Windows, sering-sering aja memindai object-object yang gagal kompile untuk dilakukan re-kompilasi manual. Jika menggunakan Oracle Database 10.2.0.3 di lingkungan Linux sich belum pernah kejadian
* Setidaknya hingga OWB 10gR1, untuk interaksi dengan Aplikasi SAP, dilakukan dengan cara membuat BAPI di SAP, yang mana sangat tidak praktis karena harus mengikuti SDLC-nya SAP untuk deployment-nya, belum periksa untuk OWB 11g dan ODI (another ETL tool from Oracle)
* Untuk deploymentnya, hanya bisa dilakukan di database Oracle, dan perlu di-install OWB Central Server di database tersebut. Jadinya agak-agak ngotori database destination.

Satu hal lagi yang bikin garuk-garuk kepala, integrasi antara OWB dan BIEE yang notabene masih product Oracle. Tadinya diasumsikan jika di OWB sudah dibuatkan Dimension dan Cube, maka Oracle BIEE akan dapat detect dan menggunakannya, pfffhhh..., ternyata BIEE hanya dapat men-detect Dimension dan Cube yang digenerate OWB sebagai table biasa... Hal lainnya, ternyata OWB pun create Cube hanya sebagai table biasa (untungnya dia create Dimension-nya beneran sebagai Dimension). Kondisi ini terjadi jika OWB deploy Dimension dan Cube sebagai ROLAP, baru akan coba untuk MOLAP, semoga lebih baik. (Akan di-update setelah nyobain MOLAP)

1 komentar:

Unknown mengatakan...

ditunggu artikel OWB 11gnya, baru mulai belajar nih..:) thx