Sudah beberapa bulan ini menjadi pelanggan telkomsel flash dengan sistem paket jam-jaman. Lumayan menguntungkan, karena tipikalku adalah downloader, bukan onliner.
Tempat favorit mangkal untuk melakukan koneksi adalah plaza semanggi, karena tidak terlalu jauh dari tempat kost dan kecepatan downloadnya yang rata-rata > 100kB/s. Sedangkan dari tempat kost ku (Pedurenan Karet) dan rumah di Bogor (Bantar Jati)kisarannya rata-rata antara 20kB/s - 40kB/s
Sabtu, 26 Januari 2008
Jumat, 25 Januari 2008
OWB
Hmmm...
Saat ini sedang belajar OWB untuk keperluan next project, beberapa hal yang didapati setelah beberapa minggu ini belajar OWB :
* Hati-hati ketika melakukan edit preference di OWB Client, bisa-bisa bikin OWB Client jadi rusak (contoh kasus, ubah language preference di OWB Client Windows, yang Linux belum coba sich...)
* Jika Metadata Repository menggunakan Oracle Database 10.2.0.1 di lingkungan Windows, sering-sering aja memindai object-object yang gagal kompile untuk dilakukan re-kompilasi manual. Jika menggunakan Oracle Database 10.2.0.3 di lingkungan Linux sich belum pernah kejadian
* Setidaknya hingga OWB 10gR1, untuk interaksi dengan Aplikasi SAP, dilakukan dengan cara membuat BAPI di SAP, yang mana sangat tidak praktis karena harus mengikuti SDLC-nya SAP untuk deployment-nya, belum periksa untuk OWB 11g dan ODI (another ETL tool from Oracle)
* Untuk deploymentnya, hanya bisa dilakukan di database Oracle, dan perlu di-install OWB Central Server di database tersebut. Jadinya agak-agak ngotori database destination.
Satu hal lagi yang bikin garuk-garuk kepala, integrasi antara OWB dan BIEE yang notabene masih product Oracle. Tadinya diasumsikan jika di OWB sudah dibuatkan Dimension dan Cube, maka Oracle BIEE akan dapat detect dan menggunakannya, pfffhhh..., ternyata BIEE hanya dapat men-detect Dimension dan Cube yang digenerate OWB sebagai table biasa... Hal lainnya, ternyata OWB pun create Cube hanya sebagai table biasa (untungnya dia create Dimension-nya beneran sebagai Dimension). Kondisi ini terjadi jika OWB deploy Dimension dan Cube sebagai ROLAP, baru akan coba untuk MOLAP, semoga lebih baik. (Akan di-update setelah nyobain MOLAP)
Saat ini sedang belajar OWB untuk keperluan next project, beberapa hal yang didapati setelah beberapa minggu ini belajar OWB :
* Hati-hati ketika melakukan edit preference di OWB Client, bisa-bisa bikin OWB Client jadi rusak (contoh kasus, ubah language preference di OWB Client Windows, yang Linux belum coba sich...)
* Jika Metadata Repository menggunakan Oracle Database 10.2.0.1 di lingkungan Windows, sering-sering aja memindai object-object yang gagal kompile untuk dilakukan re-kompilasi manual. Jika menggunakan Oracle Database 10.2.0.3 di lingkungan Linux sich belum pernah kejadian
* Setidaknya hingga OWB 10gR1, untuk interaksi dengan Aplikasi SAP, dilakukan dengan cara membuat BAPI di SAP, yang mana sangat tidak praktis karena harus mengikuti SDLC-nya SAP untuk deployment-nya, belum periksa untuk OWB 11g dan ODI (another ETL tool from Oracle)
* Untuk deploymentnya, hanya bisa dilakukan di database Oracle, dan perlu di-install OWB Central Server di database tersebut. Jadinya agak-agak ngotori database destination.
Satu hal lagi yang bikin garuk-garuk kepala, integrasi antara OWB dan BIEE yang notabene masih product Oracle. Tadinya diasumsikan jika di OWB sudah dibuatkan Dimension dan Cube, maka Oracle BIEE akan dapat detect dan menggunakannya, pfffhhh..., ternyata BIEE hanya dapat men-detect Dimension dan Cube yang digenerate OWB sebagai table biasa... Hal lainnya, ternyata OWB pun create Cube hanya sebagai table biasa (untungnya dia create Dimension-nya beneran sebagai Dimension). Kondisi ini terjadi jika OWB deploy Dimension dan Cube sebagai ROLAP, baru akan coba untuk MOLAP, semoga lebih baik. (Akan di-update setelah nyobain MOLAP)
Senin, 14 Januari 2008
json-lib, maven 2, jdk5
Sedang bingung ketika coba me-load json-lib menggunakan maven2, karena jar di repo-nya disimpan sebagai json-lib-2.2-jdk15.jar. Lalu coba googling dan dapat petunjuk di blog ini.
Jadi untuk kasus saya, xml-nya jadi :
Hmm... kaya'nya sih pernah baca di dokumentasinya maven2 untuk classifier ini, tapi karena belum pernah make jadinya ngga' nempel dech di kepala... he.. he..
Thanks to om Google dan Alex Moffat...
Jadi untuk kasus saya, xml-nya jadi :
<dependency>
<groupid>net.sf.json-lib</groupid>
<artifactid>json-lib</artifactid>
<version>2.2</version>
<classifier>jdk15</classifier>
</dependency>
Hmm... kaya'nya sih pernah baca di dokumentasinya maven2 untuk classifier ini, tapi karena belum pernah make jadinya ngga' nempel dech di kepala... he.. he..
Thanks to om Google dan Alex Moffat...
Sabtu, 12 Januari 2008
Back...
Hmm...
Sudah lama ngga' nulis, sekarang sedang mencoba untuk menulis secara rutin, target awal mungkin seminggu sekali dulu dech...
Sudah lama ngga' nulis, sekarang sedang mencoba untuk menulis secara rutin, target awal mungkin seminggu sekali dulu dech...
Langganan:
Postingan (Atom)